Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2017

Cisco Packet Tracer

Gambar
A. Pengertian Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco. B. Latar belakang Sulitnya praktek konfigurasi perangkat cisco secara langsung dikarenakan mahalnya harga perangkat cisco. C. Tujuan Belajar konfigurasi perangkat cisco tanpa perangkatnya langsung dan akan mudah memahaminya. D. Alat dan Bahan Laptop Cisco Packet Tracer E. Waktu Pelaksanaan 10 menit F. Tahap pelaksanaan Untuk mendapatkan Packet Tracer Download di situs resminya Cisco Networking Academy  Buat akun terlebih dahulu

Konfigurasi Wireless Bridging Mikrotik (Station Bridge)

Gambar
A. Pengertian Mode Station-Bridge merupakan mode pada interface wireless yang berfungsi sebagai penerima / client dan support untuk bridge network, perlu di ketahui bahwa untuk mode ini hanya bisa digunakan apabila perangkat AP nya Mikrotik juga. B. Latar belakang Sudah diterapkan mode ap bridge di mikrotik 1 dan mode station bridge untuk menerimanya. C. Tujuan Untuk menerima bridge dari mikrotik 1 yang menggunakan AP bridge. D. Alat dan bahan 2 routerboard mikrotik support ap bridge dan station bridge. 2 pc client E. Waktu yang diperlukan 2 menit F. Tahap pelaksanaan Sebelumnya lakukan dulu konfigurasi sisi AP Bridge disini Buat station bridge di menu wireless  lalu scan ap bridge yang sebelumnya dibuat  lalu buat bridge dengan nama yang diinginkan  lalu bridge eth yang terhubung dan  bridge juga wlan yang tadi dibuat station bridge  buat dhcp client untuk bridge tadi lihat disini untuk dhcp client  tunggu sampai bound  masukan ip y

Konfigurasi Wireless Bridging Mikrotik (AP Bridge)

Gambar
A. Pengertian Bridge pada mikrotik adalah penggabungan 2 atau lebih interface seolah-olah berada dalam 1 segmen network yang sama. Bridge juga bisa dijalankan pada jaringan wireless. Interface bridge adalah interface virtual, karena virtual kita bisa membuat interface bridge sebanyak yang kita inginkan. Secara teknikal pembuatan bridge baru dengan cara membuat interface bridge & menambahkan interface fisik ke dalam port bridge. Jika kita hanya membuat interface bridge tanpa menambahkan interface fisik pada port bridgenya, maka bridge tersebut akan dianggap sebagai interface loopback. B. Tujuan Menerapkan bridge pada wireless mikrotik. C. Waktu yang diperlukan 5 menit D. Alat dan Bahan 2 routerboard mikrotik support ap bridge dan station bridge 2 Laptop E. Tahap pelaksnaan Buat AP bridge pada kasus ini internet saya menggunakan wlan1 sebagai station maka dari itu saya membuat Virtual AP untuk materi ini  Buat ssidnya dan password lalu apply ok  Bu

USB Tethering Android di Mikrotik

Gambar
A. Pengertian Tethering merupakan salah satu cara untuk melakukan sharing koneksi internet dari satu device ke device yang lain, misalnya sharing koneksi internet dari smartphone ke device lain seperti laptop. Sharing koneksi ini bisa menggunakan media bluetooth, wireless, atau kabel USB. Dalam konteks artikel ini, kita akan melakukan sharing internet dari smartphone Android ke router Mikrotik menggunakan media kabel USB. B. Latar belakang Biasanya untuk menghubungkan internet smartphone biasanya kita menggunakan hotspot dan itu menghabiskan cukup banyak daya baterai yang digunakan. C. Tujuan Menghubungkan internet melalui USB tethering ke mikrotik dan untuk menghemat baterai karena usb tersebut juga mengalirkan listrik ke smartphone. D. Waktu yang diperlukan 2 menit E. Tahap pelaksanaan Hubungkan smartphone ke mikrotik dengan USB Buka smartphone anda lalu masuk kemenu hotspot dan aktifkan penambatan USB Bila sudah diaktifkan lalu liahat di mikrotik menu inte

Virtual Access Point Mikrotik

Gambar
A. Pengertian Virtual Access Point adalah interface virtual wireless yang digunakan untuk membuat beberapa Access Point Virtual dari satu interface wireless fisik. Jadi hanya dengan menggunakan satu wireless interface fisik saja kita dapat membuat banyak virtual Access Pont dengan SSID, Network, dan Mac Address, yang berbeda pada masing masing-masing AP. Namun menggunakan frekuensi dan band yang sama dengan wlan induknya (real). Berikut keterangan pada Virtual Access Point: Virtual AP akan menjadi child dari wlan yang ada (interface real) Satu Interface wlan dapat digunakan untuk membuat virtual AP dengan batas maksimum VAP sebanyak 128 VAP Virtual AP dapat dikonfigurasi dengan SSID, Network, security profile dan access list yang berbeda, namun frekuensi dan band yang digunakan sama dengan yang digunakan pada wlan induk (interface real) Virtual AP bersifat sama seperti AP pada umumnya seperti: Dapat dihubungkan dengan station/client Dapat mendistribusikan IP address

User Login Management Mikrotik

Gambar
A. Pengertian User login management log in digunakan pengguna sebagai aturan untuk mengakses routerboard. Menu yang digunakan untuk mengatur User Login terdapat pada Menu System > Users. Manajemen User dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok yaitu: USER = Pengguna yang berisi (username & password) dari suatu user GROUP = profil pengelompokan user berdasarkan penentuan privilage yang di dapat dari suatu user. Jadi kita bisa tentukan privilage dari user tersebut. Dalam hal ini terdapat 3 previlage yang bisa kita setting sesuai keinginan kita (costumize), a. Full : User dapat melihat, menulis konfigurasi dan dapat melakukan konfigurasi dengan bebas b. Read : User hanya dapat melihat isi menu dalam routerboard tersebut dan tidak dapat melakukan konfigurasi c. Write : User hanya dapat mengkonfigurasi saja dan tidak bisa melihat hasil konfigurasi tersebut B. Latar belakang Bila user masih default maka akan sangat mudah untuk memasuki konfigurasi routerboard .

Konfigurasi DHCP client di Mikrotik

Gambar
A. Pengertian DHCP client merupakan sistem pengalamatan secara otomatis untuk mendapatkan IP dari DHCP server. B. Latar belakang Pada saat konfigurasi wlan station terkadang tidak mendapatkan IP dikarenakan perangkat yang terhubung adalah DHCP server. C. Tujuan Untuk mendapatkan IP dari DHCP server. D. Alat dan bahan Terhubung dengan DHCP server lihat disini Routerboard Mikrotik Laptop kabel utp E. Waktu yang dibutuhkan 3 menit F. Tahap pelaksanaan Masuk kemenu IP>DHCP client> + pilih interface yang terhubung dengan DHCP server dalam kasus ini yang terhubung adalah wlan1 Ok lalu tunggu status hingga mendapatkan IP (Bound) maka akan langsung mendapatkan IP. G. Kesimpulan Bila terhubung dengan perangkat yang menggunakan DHCP server perlu dilakukan konfigurasi DHCP client untuk mendapatkan IP otomatis.   H. Referensi www.mikrotik.co.id  

Restore konfigurasi di Mikrotik

Gambar
A. Pengertian Restore adalah Mengembalikan konfigurasi yang telah dibackup. B. Latar belakang Setelah konfigurasi dibackup maka akan dilakukan restore file untuk mengembalikan konfigurasi. C. Tujuan Untuk mengembalikan kondisi konfigurasi mikrotik sesuai dengan keadaan pada saat dibackup D. Alat dan bahan Laptop Routerboard Mikrotik kabel utp E. Waktu yang dibutuhkan 2 menit F. Tahap pelaksanaan Masuk menu file lalu pilih file yg ingin direstore lalu klik restore dan masukan password bila ada lalu restore dan reboot routerboard mikrotik dan mikrotik akan kembali ke keadaan pada saat dibackup. G. Kesimpulan Restore digunakan untuk mengembalikan kondisi mikrotik pada keadaan saat dibackup. H. Referensi www.mikrotik.co.id

Backup script pada mikrotik

Gambar
A. Pengertian Backup adalah menyimpan atau mengamankan seluruh konfigurasi. B. Latar belakang Kadang terjadi hal yang tidak diinginkan seperti routerboard error dan di hard reset ataupun yang lainnya sehingga harus mengkonfig ulang. C. Tujuan Untuk memudahkan bila ada hal yang mengharuskan mengkonfig ulang routerboard, dengan backup kita tidak perlu mengkonfig ulang dan hanya melakukan restore file backup. D. Alat dan bahan Laptop Routerboard Mikrotik kabel utp E. Waktu yang diperlukan 2 menit F. 2 jenis backup G. Tahap pelaksanaan Backup script file  Ketikkan perintah di terminal mikrotik seperti diatas setelah itu file script akan langsung ada di menu file dan bisa didownload seperti backup binary H. Kesimpulan Backup script file dapat membackup sebagian atau seluruh konfigurasi yang ada dalam routerboard dan dapat dibaca oleh text editor. I. Referensi www.mikrotik.co.id

Backup binary pada mikrotik

Gambar
A. Pengertian Backup adalah menyimpan atau mengamankan seluruh konfigurasi. B. Latar belakang Kadang terjadi hal yang tidak diinginkan seperti routerboard error dan di hard reset ataupun yang lainnya sehingga harus mengkonfig ulang. C. Tujuan Untuk memudahkan bila ada hal yang mengharuskan mengkonfig ulang routerboard, dengan backup kita tidak perlu mengkonfig ulang dan hanya melakukan restore file backup. D. Alat dan bahan Laptop Routerboard Mikrotik Kabel utp E. Waktu yang diperlukan 2 menit F. 2 jenis backup G. Tahap pelaksanaan Backup Binary file Masuk menu file  pilih backup  Tuliskan nama file dan password bila perlu keamanan   OK dan file sudah terbuat  Download file backup agar file bisa dimasukan pada mikrotik lain  pilih folder untuk meletakkan file  saya memilih desktop dan file sudah terdownload di dekstop H. Kesimpulan Backup binary seperti backup secara keseluruhan untuk menyimpan seluruh konfigurasi pada mikrotik. I. R